Mari NGIJO
Setelah posting foto mengenai pritilan ngijo di
instagram, berikut adalah cerita saya mengenai usaha kami (stidaknya saya dan
malorry) untuk lebih ramah pada bumi.
Sejak SMU, saya memang melatih diri sendiri untuk
berlatih disiplin pada hal-hal kecil. Salah satu diantaranya adalah mengurangi
sampah, bertindak lebih rapi, dan ekonomis (hehehe... tetep ada yang ini).
1. Bawa
kantong belanja sendiri
Kemana2 bawaan emak ini yang wajib
adalah kantong kain. Multifungsi, dan bisa dipakai kembali, kotor tinggal
dicuci. Jadi ketika nginjek tempat belanja, maka pemakaian plastik bisa
dikurangi. Tolak plastik slama kita bisa.
2. Kantongi
sampah
Seperti refleks, pada beberapa
orang, apabila tidak ada tempat sampah=bisa buang sampah dimana saja.
Alhamdulillah reflek sy sudah berubah, bungkus permen atau makanan kemasan-pun
akan saya kantongin dan bawa ngalor ngidul di tas, apabila tidak ada tempat
sampah. Atau reflek teriak ‘JANGANNNNNN!!!!’ sambil nutup muka *hmmm... that’s
too much* yang sering mendapat teriakan ini siapa lagi kalo bukan suami saya
sendiri, dan yangma, dengan kejadiannya mostly di mobil hahaha
3. Closet
stripping
Tiap 3-6 bulan sekali setidaknya,
coba lihat lemari baju anda.... tratatatata.... kadang g berasa baju kita
menggunung sejak jaman purba sampai sekarang (berasa baju banyak, tapi masih
beli2 juga). Dengan stripping kita bisa
memilah-milah baju mana yang masih benar-benar dipakai, bisa mixmatch baju
lama, menyadarkan diri baju jenis apa yang benar2 perlu dibeli (jadi minimazing
tindakan konsumtif). Pisah-pisahkan baju menurut jenis, warna, atau bahan.
Apalagi sekarang saya di kontrakan yang segede kombong miniatur gajah mini, dituntut
lebih kreatif ngatur dan membatasi baju supaya tidak menggunung di rumah #sick.
Sebulan sekali sekarang, lemari baju kembali diobrak abrik, baju2 yang loose
dengan bahan ‘terbang2 tidak akan dipakai selama musim dingin, eh hujan.
Sebaliknya... baju2 anget IN! Kalau bosan dengan baju2 tertentu, sy lebi sering
ngakalin (permak) baju lama sebelum bener2 beli hihihi...
4. Pakai
kertas bolak balik
Ini Point yang masi sering menjadi
masalah, karena si Ayah sering tidak sabaran comot kertas, entah sekedar untuk
coret2 atau nyatet pesanan makan, smua dilakukan di kertas baru. Padahal saya
sudah memberi label kertas re-USE.
5. Pritilan
pro IJO
Tralalalallala....... Ini adalah
hal2 baru yang akhirnya sy pakai sebagai pritilan pro-IJO
CLODI, semua berawal dari nona
bebi yang membutuhkan lebih dari sekedar celana. Pakai pospak g sehat,
pantatnya ruam (dan mahal bu ibu jatohnya), pake celana biasa, sy hanya emak
biasa yang belum mampu mampu menghadapi ompolan nona bebi menggenang dimana2
*crying outloud*. Syukurlah ada clodi, sebuah penemuan luar biasa abad ini,
penyelamat ibu2 semacam saya.
Celana popok ini mampu menampung
pipis sampai 100cc (tergantung insert penyerapnya). Modelnya lucu2 (yang pada
akhirnya sy pikir tidak ada guna, karena lorry selalu pake celana luaran).
Harga sekitar 50-70k, each. Mahul ya jengggg klo dilihat diawal, tapi
percayalah, ini investasi yang amat bermanfaat. Merke bisa bermacam2. Saya si
pilih merk lokal aja yang affordable dan dayanya ga kalah sama clodi impor. GG,
Pempem, Klodiz, Cluebebe, dll... the best so far bebibum, pumpkins sama GG
untuk daya hisap dan anti kocar kacirnya =). Lorry skrg punya skitar 20 varian
clodi.
20x70k (ambilah rata2 skian, kurleb)
= 1.400.000
Lama pemakaian? Bisa puluhan kali,
bisa diwariskan, bisa dijual (berlaku untuk clodi2 impor kali ya). Bisa
dibandingkan pengeluaran kalau menggunakan pospak.
Lihat.... menggiurkan bukan?
Hehehehe
Setelah Lorry memakai clodi, giliran
emaknya mupeng. Memakai pembalut sejenis punya miss bebi. Bertemulah saya
dengan MENStrual PAD. Pembalut kain
reuseable (IYAP!!! Gada lagi sampah pembalut ;). Permukaannya lembut, g
tembusss jeng, engga berkerut (jiha, pake sayap soalnya). Awalnya saya sempat
kuatir, kebayang2 Lorry pake clodi yang kadang rembes kemana2, pesing pula.
Ternyata Menspad aman, nyucinya tinggal rendam, pake bola cuci (kisah si bola
cuci ada dibawah), cek ucek... beres deh. Saya pake merke Cluebebe seharga
30-40K each. Ada yang night/day. Saran saya si beli yang night saja, karena
lebi panjang dan bisa dipake siang dan malem #emakcerdas... punya 7 biji cukup
lah satu siklus mens. Bebas pemutih, bebas sampah.
BONEPAD, ini koleksi terbaru saya.
Alasan beli karena pengen tau bentukannya. Fungsinya hampir sama seperti
Menspad, hanya lebi lebar dan gede, langsung nempel ke CD. Daya serapnya bisa
disesuaikan tinggal masukin insert (penyerap) sesuai kebutuhan. Klaim di
leafletnya bisa dipakai dari bebi sampai nini2 aki2. Belum dicoba yang ini,
menunggu siklus menstruasi berikutnya (sementara menunggu, sy aplikasikan dulu
ke nona bebi. Kegedean dan g rapih si masuk celana minis dia, ataukah memang
perlu eksperimen lebih lanjut?)
Zreng zreng zreng... akhirnya si BOLA CUCI atau laundry ball. Keajaiban
laen dunia dah hahaha –atau saya yang katro saja-. Saya jarang nonton TV,
apalagi iklan, mentok-mentok juga ngenet buat
tau informasi dunia luar. Info tentang bola cuci ini juga saya dapat secara
online dari teman saya (cek fb : savinashop). Bola cuci pertama yang saya
punya, berjudul MAGIC BALZ, @17K
only! Di tokopedia, saya beli 3 sekaligus karena penasaran, dipraktekin dan
ternyata betul, they work! Saya tidak memakai mesin cuci, pakai tangan saja.
Jadi rendam baju di dalam ember bersama laundry ball selama 30 menit (atau
lebih, bahkan kadang saya tinggal tidur tiduran, angon si bebi, beberes rumah.
Yiah, selama itu, tapi rasanya ditangan keset, engga bau apek walau tidak
kering atau direndam lumayan lama). Yang aga sulit kalau terdapat noda
membandel. Harus cek ucek lebih keras (FYI, saya masi bermasalah dengan de
Quervain’s syndrome), atau memakai sabun mandi, sikat2, usep keringet
*pyuuuhh*. Ini karena saya belum punya stick noda ya. Karena merasa bola2 ini
bermanfaat, maka saya lebih pede untuk membeli ecowash di savinashop seharga 150K. 17K saja berasa bedanya, apalagi
150K (semoga ^0^). Didalam
kemasan ecowash sudah terdapat stick noda. Mengenai hasil cuci si ecowash ini
akan saya ceritakan di dongeng berikutnyahh....
Menurut klaimnya, bola cuci ini bisa
dipakai 3 taun, hanya dengan sekali bilas, mencuci jadi lebih mudah.... baju
lebih aman karena tidak ada kontaminan detergen, dan I.R.I.T, I.J.O (ohhhh... i
hearted this words).
Segala macem pembalut tadi tidak
boleh dicuci dengan detergen ya ibu bapak, awalnya saya memakai sabun mandi
bebi. Setelah ada bola2 ini, idup menjadi lebih mudah (kecuali bagian ucek
mengucek).
See, hidup ijo jadi semakin mudah
Lakukan hal yang kecil, as simple as
picking up ur candy plastic, kalau kita melakukan secara konsisten, then it
goes viral... menular, dan kita menyelamatkan bumi.
Cheers up & mari kita ngijo
sanak sodara sekalian ^^


